• Indonesia
  • English
Login

Selamat Datang, “Bersama KYTA, Dunia Buku Jadi Ceria!”

Selat Dunia

Beli Produk

1000

Tersedia

Penulis : Anggita Y A

Penerbit : CV Kyta Jaya Mandiri

Halaman : 139 halaman

Ukuran : 14x20 cm

Harga : Rp 82.000

EISBN : (dalam proses)

Deskripsi : Selat dunia adalah jalur laut sempit yang menghubungkan dua wilayah perairan lebih luas, seperti samudera atau laut. Meskipun ukurannya relatif kecil dibandingkan luasnya samudra, selat memegang peranan yang amat vital dalam tata geografi dan geopolitik global. Buku ini mengajak pembaca mengenal berbagai selat penting di dunia, peran strategisnya dalam pelayaran, perdagangan internasional, serta pengaruhnya terhadap ekonomi, keamanan, dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Jalur-jalur perairan sempit ini bertindak sebagai urat nadi utama bagi lalu lintas logistik global. Sebagian besar komoditas energi, bahan mentah, dan produk manufaktur distribusikan melalui kapal-kapal kargo yang melintasi selat-selat krusial seperti Selat Malaka, Selat Hormuz, dan Selat Bab el-Mandeb. Gangguan sekecil apa pun di kawasan ini baik karena konflik politik, perompakan, maupun kecelakaan pelayaran dapat memicu krisis rantai pasok global yang memengaruhi inflasi dan stabilitas ekonomi dunia. Selain berdampak langsung pada sektor finansial dan ketahanan energi, keberadaan selat juga menentukan dinamika militer dan pertahanan antarnegara. Negara-negara yang menguasai atau berada di sekitar selat strategis memiliki posisi tawar yang sangat tinggi dalam diplomasi internasional. Di sisi lain, masyarakat lokal yang tinggal di sekitar kawasan perairan ini turut merasakan dampaknya secara langsung, mulai dari peluang mata pencaharian di sektor maritim hingga ancaman pencemaran lingkungan akibat padatnya aktivitas kapal. Dengan memahami selat, kita semakin menyadari betapa pentingnya jalur laut dalam menghubungkan dunia dan membentuk peradaban manusia dari masa ke masa. Perjalanan sejarah telah membuktikan bahwa jalur perairan inilah yang memungkinkan pertukaran budaya, ilmu pengetahuan, dan perdagangan antarbenua dapat berkembang pesat hingga membentuk dunia modern seperti sekarang.